Marine Surveyor & Inspection Services

0778-7100034 Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)

0778-7100034 Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)
marine surveyor

Mengenal IMSBC coal ada di dangerous goods Cargo Hanlding Prosedures


Mengenal IMSBC coal ada di dangerous goods Cargo Hanlding Prosedures

Dear Marine Surveyor, just for sharing :

Kita pasti tahu yg namanya batu bara (coal) di IMSBC coal ada di dangerous goods sama juga dgn PKE, SBM, groundnut, termasuk didalam code class 4.3 dgn kategori self heating cargo.
Jika kapal yg akan memuat batubara, harus memiliki Gas detector yg dilengkapi dgn deteksi CO, H2s (Shulfide) CH4 (gas methane) dan deteksi persentasi Oksigen, juga harus memiliki digital thermometer, Infra red thermometer dan Thecnical glass thermometer.

Precaution survey sering di minta oleh owner Kapal untuk pencegahan agar cargo dgn temperature yg lebih dari 55'C tidak dimuat di Kapal dan ini sudah diatur di IMSBC code.
dalam kondisi normal, konsentrasi gas, oksigen, CO level dan temperature cargo harus di check minimal 8 jam sekali jika Palka sudah ada muatan.


Pemeriksaan gas level dan temperature pada saat palka tertutup.
jika temperature masih dibawah 55'C, tapi level CO sudah over dari 50ppm, indikasinya sudah terjadi proses oksidasi secara perlahan terhadap cargo, dan jika proses ini sudah terjadi, semua ventilasi cargo hold harus tertutup rapat untuk mengurangi persentasi dari oksigen, penyebab oksidasi dikarenakan masih besarnya oksigen di empty space dari cargo hold, dan jika palka sudah air tigh (kedap udara) maka persentasi oksigen di cargo hold dgn sendirinya akan menurun, dan jika level oksigen sudah dibawah 5%, dgn sendirinya proses oksidasi akan berhenti, karena penyebab terjadinya proses oksidasi adalah dari oksigen. 


tapi jika empty space dari cargo hold masih besar atau ruang yg terisi cargo masih dibawah 60% dari hold capacity, dan temperature cargo sudah lebih dari 55'C, proses pengurangi oksidasi memerlukan waktu yg lama, bahkan bisa berhari2 dan ditambah level CO over dari 500ppm, dapat menyebabkan timbulnya gas methane, dan jika level CH4 sampai 20%, ini sangat berbahaya dan harus dilepas dgn membuka pelan2 semua ventilasi, dan dilemanya, jika keadaan seperti ini sudah terjadi, pasti oksigen akan masuk kembali ke cargo hold karena ventilasi dibuka, dan solusinya, cargo harus disiram air agar apinya padam, dan setelah itu di remove, cargo batubara yg sudah mengalami oksidasi akan rapuh dan menjadi seperti debu.
untuk lebih lengkapnya, please visit to IMSBC code for handling coal cargo.


Semoga bermanfaat....
Baca juga : Mengenal istilah Discrepancy dalam Draft Survey

Find Us On Facebook


bisnis tiket pesawat online Peluang Bisnis Tiket Pesawat

Like us on Facebook

Program Perhitungan Minyak Petroleum Create your own banner at mybannermaker.com!
Draft Survey Software untuk Pelaut